Ada Bisnis “Esek-Esek” di Kalangan Penyanyi Dangdut

Lia 3 Serigala Akui Bisnis “Esek-Esek” di Kalangan Penyanyi Dangdut

Banyak masyarakat yang menilai musik dangdut adalah musik yang dipandang sebelah mata. Alhasil, tak jarang kesan wanita “penghibur” sering melekat bagi para penyanyi dangdut.

Namun, siapa sangka jika dangdut ternyata dipakai sebagai alat oleh para pekerja seks untuk menaikan tarif agar dapat “tidur” bersama si “penyanyi dangdut esek-esek”.

bisnis dangdut esek esek lia 3 serigala
Lia Ladysta via instagram

Hal tersebut diakui oleh Lia Ladysta, personel grup 3 Serigala. Ia mengatakan jika banyak dari rekan-rekannya sesama penyanyi dangdut melakukan praktik tersebut.

“Dia bikin album, promo ke semua tv, dia naik namanya tapi itu buat naikin namanya di luar. Itu temen aku sendiri,” ucapnya di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (30/4).

Tak tanggung-tanggung, harga yang diterapkan oleh “pedangdut esek-esek” tersebut bisa naik berlipat-lipat dibandingkan sebelum menjadi penyanyi. “Yang biasanya maaf, 5 juta sekarang bisa 25 juta. Hanya butuh satu single,” tambahnya.

Lia pun mengatakan jika dirinya sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Namun, ia juga tidak mau menyalahkan teman-temannya yang melakukan bisnis esek-esek itu.

“Kita enggak bisa menyalahkan juga. Karena tuntutan ekonomi yang makin menjadi,” tutupnya. sumber Lia 3 Serigala Akui Bisnis “Esek-Esek” di Kalangan Penyanyi Dangdut

Info Dangdut Terbaru: